Loading...
Sunday, April 5, 2015

Biografi Ahmad Hifni


Biografi Ahmad Hifni
Ahmad Hifni, lahir di Jember, Jawa Timur, 11 Agustus 1993; dikenal sebagai penulis dan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Ahmad Hifni saat ini sedang menempuh studi magister Pascasarjana di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sejak kecil Ahmad Hifni telah akrab dengan dunia Islam Kontemporer, khususnya pesantren. Ia terlahir dari keluarga Kyai Kampung. Kehidupannya tak lepas dari dunia pesantren yang kemudian memengaruhi perkembangan intelektualitasnya. Kemudian ia melanjutkan masa belajarnya di MAN 1 Jember sambil nyantri di Ma’had el-Dzikr selama tiga tahun (2008-2011). Dari dunia pesantren, dan Jurusan Agama yang digeluti di Madrasah Aliyah, Ahmad Hifni banyak mengenal dasar-dasar keilmuan Islam seperti al-Qur’an, tafsir, ilmu tafsir, fikih, ushul fikih, hadis, ilmu hadis, filsafat, tasawuf, ilmu kalam dan sastra.
Sejak di MAN dan di Ma’had, ia telah aktif di bidang tulis menulis dan berbagai organisasi kesiswaan dan kesantrian. Ia pernah menjabat wakil ketua umum Ikatan pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Komisariat MAN 1 Jember periode (2009-2011).  Ia juga pernah menjadi ketua Umum Ma’had el-Dzikr periode (2009-2010).
Ahmad Hifni melanjutkan pendidikan sarjananya di jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2011-2015). Selama menjadi mahasiswa, kemampuan analisisnya tentang dunia Islam, Indonesia, sastra dan linguistik terus ia kembangkan. Ia aktif dalam dunia tulis menulis dan pernah aktif menulis di Majalah LPM Institut kampus, koran nasional, majalah blusukan, majalah al-Mihrab dan majalah pergerakan KOMFAKA. Di samping itu, ia juga pernah menjadi penyunting (editor) buku Sosiolinguistik, Psikolinguistik, Ilmu Kalam, dan Stilistika.ia juga sebagai anggota penyusunan buku Iran di Mata Indonesia. 
Ahmad Hifni juga aktif menulis di berbagai media online maupun cetak, seperti Koran Tempo, Kompas, Jawa Pos, dan Tangsel Pos. Adapun di media online ia kerap menuangkan gagasannya di NU Online, Islami.co, detik.com, qureta dan geotimes.
Dalam dunia aktivisme, Ahmad Hifni aktif dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Fakultas Adab dan Humaniora, menjabat sebagai Kordinator Kaderisasi (2012-2013), Ketua I (2013-2014) dan terpilih kembali menjadi ketua I (2014-2015). Ia juga aktif dalam Arabic Language and Literature Focus (ALIF) dan Ittihadu Thulabah al-Lughah al-‘Arobiyah (Ithla’) persatuan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab se-Indonesia. Ia juga menjadi pengurus dalam Keluarga Alumni Bahasa dan Sastra Arab (KASAB) Periode (2014-2018).
Dalam dunia intelektual, ia aktif dalam berbagai kajian dan diskusi seperti kajian komunitas Saung, kajian Mahasiswa Pasca UIN Jakarta, kajian komunitas Blusukan, komunitas Madrasah Qohwah dan kajian rutin PMII KOMFAKA. Ia juga menjadi redaktur Online PMII KOMFAKA dan Redaktur Majalah Komunitas Blusukan.
Di Jakarta, berkat aktivitasnya dalam dunia jurnalistik dan dunia pergerakan, ia berkesempatan mewawancarai beberapa tokoh-tokoh besar, ulama dan elite Indonesia seperti Azyumardi Azra, Komaruddin Hidayat, Nasaruddin Umar, Ahsin Sacho, Zulkifli, Zuhairi Misrawi, Musdah Mulia, Trias Kuncahyono, Budiman Sudjatmiko, Ali Munhanif, Haidar Bagir, Husain Hariyanto, dan Ahmad Baso.
Sejak 2014 ia aktif dan menjadi peneliti pada Moderate Muslim Society Jakarta. Lembaga ini merupakan sebuah lembaga riset yang bertujuan untuk menyampaikan pendekatan moderasi dalam pembangunan Indonesia terutama dalam hal toleransi keagamaan dan keadilan sosial di dalam masyarakat yang plural (beragam) dan demokratis.

3 comments:

 
TOP